Jumat, 09 Januari 2015

Titik balik minimum

I was just done my 'metode statistika' exam. Huffft *senyum senyum*
Alhamdulillahnya metstat bisa dilalui tanpa perasaan berat saat menyelesaikannya, yaa walaupun ada satu anak soal yang bener-bener ga bisa aku jawab, itupun kakak aspraknya sampe bilang "Aduh sorry yang itu belum gue ajarin" Yaudahlah yah, that's not my fault. Life must go on. Holiday is coming now hahahahah :D

Bicara tentang titik balik minimum, seminggu lalu UAS gue dibuka dengan ujian metode kuantitatif yang salah satu materi pembahasannya adalah tentang kurva turunan. Setelah uas, salah satu materi kurva turunan yang masih gue hafal sampai detik ini adalah bentuk titik balik minimum. Kenapa? Karena bentuknya 'SENYUM' alias cembung terhadap titik asal. Sebetulnya ini penemuan evy pas lagi belajar bareng-bareng di r\

umah gue hehehe

Ga tau kenapa mesti ketawa.



Titik balik pasti ada dalam hidup tiap orang. Bisa bagus, bisa juga enggak.
Tapi gue tau satu hal, hidup ini cuma sementara. Jadi detik ini, di LSI Perpustakaan IPB, di bawah tulisan layanan jurnal online tepat pukul 14:54 gue memutuskan untuk memulai titik balik kehidupan gue.

Titik balik minimum, supaya ngejalaninnya sambil senyum, hasilnya pun ditutup dengan senyuman :) hahahahah.

Terakhir, selamat liburan semua!
Aktifin blog lagi yuk! hahahah


-fafa- 100persen asli :)


actually, aktifin blog lagi adalah inti dari postingan ini

Selasa, 10 April 2012

Pajak

-Mereka bilang negara ini adalah negara demokrasi
Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat
Maka itulah di negaraku diterapkan pajak
Mereka bilang pajak ditarik dari rakyat
Kemudian digunakan untuk mengurus rakyat
Tapi mengapa tidak semua rakyat dapat merasakannya?
Bagaimana dengan saudaraku di Nusa Tenggara?
Tidakkah mereka berhak mendapatkan bagian dari pajak?
Bukankah pajak itu dari mereka dan untuk mereka?
Dimana hak mereka?
Atau mungkinkah seperti yang dikatakan para politikus itu?
Bahwa pajak adalah hak para petinggi dirjen pajak.
Contohlah Gayus Tambunan,
Berjalan-jalan ke Bali,
Dan membuat paspor seharga sembilan puluh sembilan juta
Hak-nya kah?
Pajak, oh pajak
Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk pemerintah
Pajak, oh pajak
Yang kami harapkan kesejahteraan,
Namun yang kami dapatkan kesengsaraan

ƪ(˘⌣˘)ʃ  fathimah 25 januari 2011
Komentar? mangga
Puisi ini saya buat dadakan di sekolah, alhamdulillah mendapatkan nilai 87 dan dipuji oleh guru saya. Guru saya bilang puisi ini setipe dengan puisi-puisi karya Pak Taufik Ismail. Kebetulan, saya memang pengagum beliau




Just found it out at kompasiana.com
actually, i can wrote poem well. Here is the link--> Puisi Pajak
-.fafa- 100persen asli :)

Ia Nyawanya

Disini ia bersimpuh
Ia ucapkan doanya hingga berpuluh-puluh
Ia harapkan hilangnya keluh
Dan kembalinya kapal nabi Nuh
Baginya dirinya adalah tangan
Yang bersusah mencari pangan
Dan hanya bisa menatap semua kenangan
Hari yang ia lewati adalah pasrah
Menjejaki siang tanpa marah
Menaikkan baju merapihkan kerah
Menjalani segalanya tanpa rasa lelah
(14 februari 2011)
ƪ(˘⌣˘)ʃ  lagi jalan-jalan nemu ini di kompasiana. Puisiku bagus ya hehehe
Klik ini kalau mau liat halaman aslinya--> di kompasiana

Maaciw, belajar mate dulu yee
-fafa- 100persen asli :)

Sabtu, 07 Januari 2012

Smash jadi agama baru? Aliran Sesat gaya baru euy


Kapanlagi.com - Ada-ada saja yang dilakukan para penggemar maupun haters saat ini. Jika terlalu suka terhadap sang idola, si penggemar bisa mati-matian mendukung. Tapi juga berlaku sebaliknya, apabila terlalu membenci bisa nekat melakukan apa saja. Termasuk yang kejadian ini nih, membuat akun untuk mencari 10 juta pendukung untuk menjadi SMASH sebuah agama baru. OMG!
Pertama kali melihat akun dengan judul '10.000.000 Dukung Smash menjadi Agama baru', kebanyakan orang akan bertanya-tanya. Apa ini? Bukan hanya para haters, tetapi juga para penggemar yang benar-benar merasa kaget atas akun tersebut.
Beberapa di antara mereka langsung saling memberikan pendapat. Ada yang menghujat, tapi ada pula yang membela dengan mengatakan bahwa yang membuat akun tersebut adalah para Antis - orang yang tidak suka dengan boyband yang digawangiBisma, Ilham, Dicky, Morgan, Rangga, Reza, dan Rafael itu.
Pun begitu, yang akhirnya memberikan 'Like' untuk akun ini juga tak sedikit. Tercatat sudah ada 920 Facebookers yang ikut andil di akun yang membubuhkan kategori Church/Religious Organization tersebut.
Mmm... Entah siapa yang benar, yang pasti akun ini sudah berhasil mencuri perhatian banyak orang. 

Berita di atas adalah sebuah kabar yang saya kutip dari Kapanlagi.com yang membahas tentang 10.000.000 Dukung Smash menjadi Agama baru. 10.000.000 Dukungan ini adalah sebuah dukungan yang dibuat di account facebook syang telah di like oleh 2.407 orang sampai saat ini. Munculnya page dukungan ini menyedot perhatian masyarakat terutama karena dukungan ini yang jelas-jelas tergolong sesat. Begitu muncul, page ini langsung mendapat banyak kritik pedas, namun tetap ada pula yang menjadi pengikut page ini. Layaknya page-page terkenal, setiap postingan dari page ini mendapatkan ratusan comment dalam jangka waktu yang sangat cepat. 


Dukung Smash menjadi agama baru?

Mungkin bagi kebanyakan dari kamu yang merupakan penjelajah rutin di dunia maya, berita ini sudah pernah kamu dengar, tapi masih cukup banyak kalangan yang baru mendengar dan kaget akan berita ini. Tentu saja begitu kita mendengar berita ini kebanyakan dari kita akan bereaksi sama. Entah itu mengatakan
"Astaghfirullahaladzim", 
atau mungkin,
"Gila sesat abis" 
atau semacamnya.

Jika kita lihat dengan baik, kita dapat menemukan bahwa dukungan ini adalah semacam dengan aliran sesat yang sudah cukup sering kita jumpai. Seperti Ahmadiyah, Surga Eden dan sebagainya. Akan tetapi dukungan ini dapat kita sebut dengan 'Aliran sesat gaya baru'. Kebanyakan aliran sesat yang kita temui dulu merupakan aliran yang dibentuk oleh si pemimpin atau yang biasanya 'dituhankan' terlebih dahulu, baru kemudian memiliki pengikut. Alangkah edannya zaman sekarang ini, seseorang yang jelas-jelas manusia biasa dan belum tentu tertarik untuk dituhankan.

Secara logika tanpa kita harus bertanya pada anggota smash, 'Apakah mereka mau menjadi tuhan?' Saya yakin haqul yakin mereka akan menjawab 'Tidak'. Kalau dipikir, mana ada orang 'waras' dan 'berakal' yang ingin dijadikan tuhan oleh orang lain. Apalagi jika orang tersebut juga memiliki agama. Bagi para smash blast (fans smash) pasti mengetahui bahwa setiap anggota smash memiliki agama masing-masing yaitu; Morgan dan Rafael beragama Katolik serta Ilham, Reza, Dicky, dan Bisma beragama Islam. Apakah mungkin seseorang yang memiliki agama juga menjadikan dirinya sebagai agama atau yang diikuti?

Dilihat dari pandangan islam

Tentu saja bagi teman-teman pembaca yang beragama Islam langsung dapat memandang dan mengambil kesimpulan bahwa tindakan dukungan di atas adalah sebuah kesesatan dan merupakan perbuatan syirik atau menyekutukan Allah yang merupakan dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah swt. Sebagaimana Qur'an surat An-Nisa ayat 48
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

Kalau kita teliti dengan seksama, sesungguhnya kita tidak bisa menyalahkan si pembuat page secara keseluruhan. Mengapa? Karena bagaimana si pembuat page bisa sampai berpikir untuk membuat page tersebut di dalamnya ada andil orang lain. Jika saya rinckan satu per satu tentu akan sangat banyak. Misalnya, orang tua si pembuat page. Jikalau orang tua si pembuat page tersebut memberikan cukup pengawasan terhadap perilaku anaknya, pasti hal ini tidak akan terjadi. Mana mungkin ada orang tua yang menginginkan anaknya menjadi seseorang yang tersesat dari jalan-Nya.

Begitu pula ada andil dari pemerintah. Si pembuat pasti cukup memiki keberanian untuk membuat page tersebut karena yakin dirinya akan aman-aman saja dan tidak akan terjerat oleh hukum. Berbeda halnya jika pemerintah yang ada saat ini adalah pemerintah dibawah Sistem Islam, pastilah si pembuat tidak akan berani membuat page semacam itu karena akan dikenai hukuman yang setimpal akibat perbuatannya tersebut. Seperti halnya pada Zaman Kekuasaan Islam dahulu ada seseorang yang mengakui dirinya sebagai rasul setelah Nabi Muhammad, lantas ia mendapatkan hukuman mati.

Begitulah kawan, sebagai harapan bangsa kita berkewajiban untuk melihat segala sesuatunya secara kritis. Seperti misalnya pada masalah ini, kita harus bisa menilai bahwa dibalik masalah ini, ada sebuah inti permasalahan. Yaitu tidak diterapkannya Sistem Islam di muka bumi ini. Inilah hasilnya, kesesatan dimana-mana tanpa ada yang mengendalikannya maupun memberi sangsi.

Semoga Bermanfaat.


-fafa- 100persen asli :)

Kamis, 01 Desember 2011

Artis k-pop jadi idola? Pikir lagi deh

“B-bring the boys out!”
Hem pasti bagi kamu para penyuka boy band dan girl band Korea, lagu ini dah gak asing lagikan? Yap, lagu The Boys yang dirilis baru-baru ini oleh SNSD, langsung menempati urutan atas di tangga-tangga lagu musik , tak hanya di Korea, juga di Indonesia lagu ini langsung menjadi hits. Selain SNSD, pasti sudah gak asing lagikan di telinga kamu nama-nama boy band maupun girl band papan atas Korea kayak Super junior, 2PM, U-kiss, f(x), shinee, SS501, dan masih banyak lagi. Bahkan nggak jarang juga diantara kita yang tahu banget akan seluk-beluk boy band maupun girl band yang jadi faforit kamu itu, mulai dari nama-nama personilnya, lagu-lagunya sampai kehidupan pribadi para personilnya sekalipun.

Adalah hal yang wajar kalau kita-kita, para remaja merasa tertarik dengan hal-hal macam ini karena pada usia remaja, kita memang sedang dalam tahap pencarian jati diri. Sekarang permasalahannya adalah jatidiri seperti apa yang akan kita pilih? Apakah kita akan memilih jati diri sebagai layaknya seorang muslimah, ataukah yang lain?

Coba kita lihat dari beberapa sisi. Pertama, Pantaskah kita sebagai muslimah jika kita mengidolakan para personil boy band dan girl band Korea? Padahal kita tahu sendirikan bahwa idola adalah panutan. Jadi, apakah mereka yang membuka aurat dan melenggak-lenggokkan badannya di depan umum itu dapat kita jadikan panutan? Apakah kita mau meniru gaya berpakaian mereka yang menampilkan aurat kemana-mana? Hiiy, pastinya nggakkan? Bukan, bukan jati diri seperti merekalah yang kita inginkan.

Beda cerita kalau yang kita idolakan adalah Rasulullah SAW. Mulai dari sifat beliau yang amanah dan shiddiq alias dapat dipercaya, ibadah beliau yang di atas rata-rata hingga cara beliau dalam berdakwah semuanya sangat baik dan wajib banget untuk kita tiru. Selain itu, dengan kita mengidolakan Rasulullah maka itu sama saja dengan memiliki tiket keselamatan kita di akhirat nanti. Sebagaimana hadits Anas bin Malik, ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah. Dia berkata, ”Wahai Rasulullah, ada seseorang yang mencintai orang lain, tapi tidak mampu beramal seperti amalnya.” Maka Rasulullah saw. Bersabda:

”Seseorang akan bersama siapa yang dicintainya”  (HR. Ahmad)

Nah ini berarti kalau kita mencintai Rasulullah maka kita akan bersama Rasulullah di akhirat nanti. Dan sekarang kita tinggal pilih, mau bersama Rasulullah yang sudah dijamin masuk surga, atau bareng para personil boy band dan girl band Korea yang jelas-jelas hobi menebar aurat dan tidak terjamin masuk surga?

Kedua, para pecinta boy band dan girl band Korea umumnya berusaha banget untuk meniru personil favoritnya. Mulai dari gaya berpakaiannya, gaya rambutnya, sampai lagu faforitnya pun diikuti. Padahal Allah SWT melarang tasyabuh  (meniru atau mengikutkan diri kepada suatu kaum). Untuk dalil tentang tasyabuh sendiri tercantum baik dalam hadits maupun ayat qur’an. Kalau dalam hadits kurang lebih berbunyi, ”Barang siapa yang mengikuti suatu kaum, niscaya dia termasuk dalam kaum tersebut.” Sedangkan dalam Al-Qur’an terdapat pada surat An-Nisa ayat 115 yang berbunyi:
”Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia berkuasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruknya tempat kembali.” (QS An-Nisa:15)

\
Nah udah jelaskan dari pengertian ayat di atas tentang tasyabuh? Dan ayat di atas juga sudah menjelaskan bahwa hukuman bagi orang-orang yang melakukan tasyabuh adalah dimasukkan ke dalam Neraka Jahanam. Nah sekarang coba lihat ke dalam diri kita sendiri. Jangan- jangan tanpa sadar sebenarnya kita sudah mulai meniru gaya-gaya mereka dan bahkan melanggar perintah Allah swt. yaitu larangan tasyabuh. Sekarang tinggal kita yang memilih, mau masuk Neraka Jahanamkah? Kalau saya sih ogah.

Ketiga, kita harus perhatikan juga soal musiknya kawan. Karena kita bisa lihat sendiri bagaimana besarnya pengaruh musik pada jiwa remaja jaman sekarang. Untuk itu kita harus selektif juga dalam memilih lagu apa yang akan kita dengarkan. Jangan sampai yang tadinya kita lagi semangat, eh begitu mendengarkan lagu galau kita malah kebawa galau, nggak bangetkan?

Selain itu, dengarkanlah lagu yang liriknya berisi semangat-semangat positif dan tidak berisi syahwat ataupun lirik yang mengundang kita melakukan maksiat. Misalnya lagu Kissing you-nya SNSD. Bayangkan saja, muslimah macam apa yang nyanyi lagu begituan? Dari judulnya sajakan sudah tercermin bagaimana isi lagunya. Dan bayangkan alangkah ill feel-nya orang-orang mendengar seorang muslimah berjilbab menyanyikan ”Cup curucucucu Kissing you, baby” hadoh saya jamin orang di sekitarnya bakal nengok dengan raut muka yang super aneh.

Lebih parah lagi jika kita video klipnya. Mengapa? Karena kita tahu sendirikan kalau boy band dan girl band sangat menonjolkan bagian lekuk tubuh mereka untuk diekspos. Dan bagi seorang muslim yang baik, kita harus ingat bahwa Allah swt. Melarang kita untuk melihat aurat.Ingat ya, melihat aurat dapat menghilangkan hafalan qur’an kita juga selain mendatangkan dosa. Kan sayang banget tuh hafalan qur’an yang sudah kita hafalkan dengan cukup perjuangan harus hilang begitu saja karena menonton video klip ber-aurat yang hanya beberapa menit.

Jangan lupa juga, seperti yang sudah kita bahas tadi, kita harus memperhatikan dampak dari mendengarkan lagu itu sendiri. Jangan sampai kita kebawa galau karena mendengarkan lagu galau ataupun terbawa sedih karena mendengarkan lagu sedih padahal awalnya kita baik-baik saja. Hem, gak banget deh.

Selain itu, Jangan sampai karena terlalu cinta sama boy band dan girl band membuat kita tertarik untuk menonton konser mereka. Widiw, kudu kita perhatikan baik-baik nih kalau konser itu sendiri sangat memungkinkan mendatangkan maksiat. Dimulai dari kedaannya yang bercampur baur antara perempuan dan laki-laki sampai kemungkinan adanya maksiat dalam berlangsungnya konser tersebut.

Kesimpulannya, kita sebagai remaja haruslah berhati-hati dalam menghadapi besarnya arus globalisasi saat ini. Sebagai muslimah yang memiliki jati diri seorang muslim, kita harus bisa menjaga diri untuk tidak berperilaku layaknya orang kafir apalagi menjadikan mereka sebagai idola kita. Semangkaa kawan! Allahu akbar!-fafa- 100persen asli :)

speedy 

Selasa, 15 Februari 2011

Permintaan Kondom di Kediri Meningkat Menjelang Valentine?

Kemarin (14/02) berbagai macam kalangan di berbagai belahan dunia merayakan hari valentine. Tentu tidak asing di telinga Anda bahwa valentine dalam islam hukumnya Haram. Karena selain bertentangan dengan aturan-aturan dalam al-qur’an, valentine juga merupakan budaya barat. Yang tidak baik untuk ditiru oleh kita.

Selain dilarang oleh agama, valentine atau ber-valentine ria juga membawa dampak yang negatif. Dampak yang paling pastinya adalah meningkatnya seks bebas dan kehamilan di luar nikah. Karena di cukup banyak negara, valentine biasanya ditutup dengan acara seks bebas.

Dan ini pulalah yang terjadi di Indonesia. Menjelang hari Valentine permintaan stok kondom di beberapa hotel di Kota Kediri meningkat. Meningkatnya permintaan ini disebabkan oleh meningkatnya penyewaan kamar.

Awal Februari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota kediri sudah mendistribusikan ratusan kondom ke outlet outlet di beberapa hotel di Kota Kediri. Heri Nurdianto, sekretaris KPAD Kota Kediri mengatakan, dari 8 hotel yang rutin menerima pasokan kondom, 4 diantaranya minta tambahan pasokan kondom cukup banyak.

“Mungkin permintaan kondom dari penghuni kamar meningkat,”kata Heri. Tetapi Heri Nurdianto menegaskan jika peningkatan pasokan kondom pada Pebruari ini bukan karena momen Valentin.

Heri Nurdianto menambahkan, penyediaan kondom di hotel tidak dimaksudkan untuk mendukung praktik prostitusi di masyarakat. Tetapi sebagai upaya pencegahan terjadinya penularan virus penyakit kelamin lewat hubungan seksual terutama virus HIV-AIDS.”kita tekan semaksimal mungkin penularan IMS lewat hubungan seksual,”pungkas Heri. (republika.co.id, 14/2/2011)

Tapi, kalau difikir-fikir, jika tidak dimaksudkan untuk mendukung terjadinya praktik prostitusi dan seks bebas di masyarakat, mengapa harus ditingkatkan di bulan Februari ini? Bukankah lebih baik jika kondom dikurangi sehingga membuat orang-orang takut untuk melakukan seks bebas karena takut akan kehamilan.

Lebih baik mencegah daripada mengatasi.

-fafa- 100persen asli :)

Kenapa polisi belum juga tentukan tersangka?

Malam ini (12/02) saya sedang menonton Seputar Indonesia dan saya menyaksikan

“Polisi juga belum tentukan tersangka” seputar indonesia 12 februari 2011

Dalam berita ini dibahas bahwa penyelidikan polisi belum mendapatkan hasil tentang siapakah yang menjadi tersangka dalam kasus penyerangan terhadap anggota jemaat ahmadiyah di Cikeusik, Paledang.

Ketika saya menonton berita tersebut, saya tergerak hati untuk menuliskan alasan-alasannya agar saudara-saudara sekalian juga dapat mengetahui kenapakah gerangan polisi belum juga tentukan tersangka dalam kasus penyerangan terhadap anggota Ahmadiyah.

Kejadian penyerangan terhadap anggota Ahmadiyah ini tidak akan terjadi seandainya pemerintah menindak dengan tegas anggota Ahmadiyah yang jelas-jelas telah dinyatakan sesat oleh MUI. Padahal, sangatlah mudah bagi pemerintah untuk menghindari kasus ini. Cukup dengan membubarkan Ahmadiyah atau menyuruh para jemaat Ahmadiyah untuk tidak menyatakan dirinya sebagai Muslim dan membuat agama baru.
Kita tidak dapat menyalahkan kelompok yang melakukan penyerangan terhadap jemaat Ahmadiyah tersebut. Kenapa? Karena mereka melakukan semua itu tidak lain dikarenakan tidak ada yang bertindak menangani kasus Ahmadiyah ini. Padahal, untuk menindak Ahmadiyah ini adalah tugas pemerintah. Tapi karena pemerintah tidak segera bergerak, salah siapa jika rakyat yang bergerak?
Jadi, setelah terjadinya kasus ini diharapkan dapat menyadarkan pemerintah untuk bertindak dengan segera dan menuntaskan setiap permasalahan di negara ini sampai benar-benar tuntas dan tidak membuat rakyat menjadi harus melakukan tugas pemerintah.

-fafa- 100persen asli :)